otomotif niaga

Sempitya Muara Sungai Pelabuhan Perkasa Sungailiat Menyebabkan Perahu Nelayan Terhempas Gelombang

penulis: Admin | 8 December 2019 09:58 WIB
editor:


Akibat sempitya alur muara sungai pelabuhan ikan perkasa di Sungailiat Bangka membuat perahu nelayan Bangka sering terhempas gelombang dan mengalami kerusakan bahkan ada yang sampai parah.
Akibat sempitya alur muara sungai pelabuhan ikan perkasa di Sungailiat Bangka membuat perahu nelayan Bangka sering terhempas gelombang dan mengalami kerusakan bahkan ada yang sampai parah.

Sungailiat, Bangka, KejarFakta.co - Akibat sempitya alur muara sungai pelabuhan ikan perkasa di Sungailiat Bangka membuat perahu nelayan Bangka sering terhempas gelombang dan mengalami kerusakan bahkan ada yang sampai parah.

Seperti yang di alami oleh Dodi, perahu miliknya terhempas gelombang laut sewaktu memasuki muara sungai menuju pelabuhan perikanan perkasa yang berada di Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka pada Sabtu (7/12/2019). Beruntung masih bisa diselamatkan oleh pekerja penggali pasir di pintu muara sungai dengan menggunakan excavator milik perusahaan PT.Pulo Mas sehingga perahu yang diterjang gelombang itu tidak mengalami kerusakan serius.

Menurut keterangan Andu (saksi mata), dirinya mengatakan kepada tim kejarfakta.co perahu tangkap milik pak Dodi itu pulang dari melaut dan masuk ke muara sungai pelabuhan perikanan perkasa seperti biasanya.

“ Berhubung dimulut muara sungai terdapat 2(dua) unit excavator dikiri dan kanan mulut muara sungai yang sedang menggali pasir membuat alur muara sungai menjadi dangkal dan menyempit. Sehingga membuat gelombang dimulut muara sungai menjadi tinggi dan menghempas perahu tangkap nelayan”, ujar Dodi.

Untungnya, lanjut dia kejadian pagi tadi Sabtu (07/12/19), sekitar jam 8 , perahu yang mengalami terjangan gelombang sempat ditolong menggunakan excavator dan tidak rusak parah seperti perahu perahu tangkap yang terdampar dan diterjang gelombang, imbuhnya.

Ditempat terpisah, tim media kejarfakta.co menghampiri bapak Haji. Saka, selaku pemilik perahu tangkap yang juga sebagai tokoh masyarakat nelayan Sungailiat Bangka. Dikatakannya bahwa kejadian seperti ini sudah dianggap biasa.
“Setiap tahunnya ada kejadian seperti ini, perahu tangkap nelayan mengalami hempasan gelombang dikarenakan mulut muara sungai itu dangkal”, sebutnya.

Ketika ditanya awak media menyoal adanya pengerukan pasir dimulut muara sungai pelabuhan perikanan perkasa yang menggunakan excavator dikerjakan oleh PT.Pulo Mas. Haji Saka mengatakan, pekerjaan yang dilakukan oleh PT.Pulo Mas tidak menghasilkan manfaatnya.

“Karena pasir yang diangkat dan ditumpuk dipinggir muara sungai itu sampai menumpuk tinggi tersebut turun kembali ke muara sungai”, jelas dia. Seperti disaksikan oleh tim media kejarfakta disela sela perbincangan dengan Haji Saka.
Haji Saka, juga menyampaikan kepada tim kejarfakta.co bahwa, yang dikerjakan oleh pihak Pulo Mas itu hanya sekedar saja menggali pasir dimulut muara sungai.

“ Pekerjaan PT itu yang sebenarnya menghisap pasir agak ketengah laut untuk diambil pasirnya dan kemudian dibawa pergi keluar Pulau Bangka menggunakan beberapa tongkang yang ditarik dengan tacbout miliknya”, tutur dia.

Haji Saka, juga mengharapkan perhatian bapak Mulkan, selaku Bupati Bangka dan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka untuk membantu masyarakat nelayan tangkap Sungailiat. Hal itu diharapkan untuk membuat mulut muara sungai pelabuhan perikanan perkasa benar-benar lebar dan dalam. Supaya setiap perahu tangkap nelayan keluar masuk muara sungai pelabuhan perikanan perkasa menjadi aman dan tidak terjadi lagi kecelakaan perahu, terutama perahu nelayan setempat.

“Karena, apabila terjadi kecelakaan perahu tangkap nelayan akibat hempasan gelombang didekat pintu muara akibat dangkalnya muara. Tentunya nelayan pemilik perahu tangkap mengalami kerugian besar bahkan kerugiannya bisa ratusan juta rupiah dan membuat nelayan menjadi pengangguran. Apalagi disini terdapat kurang lebih seribuan perahu nelayan pendukung perikanan untuk dikosumsi oleh masyarakat Bangka’’, pungkasnya. (Ali/Imron/Monika/tim)

Tag :

#Sungailiat # Bangka #Babel

REKOMENDASI