news pemerintahan

Ini Biografi Mendiang BJ Habibie, Salah Satu Putra Terbaik Negeri Ini

penulis: Admin | 11 September 2019 19:29 WIB
editor:


Ini Biografi Mendiang BJ Habibie, Salah Satu Putra Terbaik Negeri Ini
Ini Biografi Mendiang BJ Habibie, Salah Satu Putra Terbaik Negeri Ini

Jakarta, kejarfakta.co - BJ Habibie merupakan seorang insinyur yang juga presiden Republik Indonesia yang ke--3. Nama lengkap Habibie adalah Bacharuddin Jusuf Habibie. Tanggal lahir BJ Habibie adalah 25 Juni 1939 di kota Parepare, Sulawesi Selatan, yang dulunya bernama kota Afdeling Parepare, Celebes. BJ Habibie dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah Indonesia, baik pada bidang politik pemerintahan dan riset teknologi.

BJ Habibie menjadi presiden Republik Indonesia yang ketiga, saat menggantikan pemerintahan Soeharto yang mengundurkan diri pada tahun 1998. Posisinya sebagai presiden hanya berlangsung singkat, yaitu selama 1 tahun 5 bulan saja. Habibie meninggal pada tanggal 11 September 2019 di usia yang ke 83 tahun.

Biodata BJ Habibie

Nama lengkap : Bacharuddin Jusuf Habibie
Tempat lahir : Parepare, Sulawesi Selatan
Tanggal lahir : 25 Juni 1936
Meninggal : 1 September 2019 (usia 83 tahun)
Kebangsaan : Indonesia, Jerman (kehormatan)
Istri : Hasri Ainun Besari
Profesi : Insinyur, Tokoh politik, Industrialis penerbangan
Agama : Islam

Habibie lahir di kota Parepare, Sulawesi Selatan pada tanggal 25 Juni 1936. Ayahnya bernama Alwi Abdul Jalil Habibie, merupakan seorang ahli pertanian dari Gorontalo. Sedangkan Ibunya bernama R. A. Tuti Marini Puspowardojo berasal dari Yogyakarta.

Pada tanggal 12 Mei 1962, ia menikah dengan Hasri Ainun Besari, yang merupakan teman masa kecilnya. Keduanya kemudian dikaruniai dua orang anak, yaitu Ilham Akbar Habibie dan Thareq Kemal Habibie. Ainun sendiri akhirnya meninggal pada 22 Mei 2010 lalu di kota Munchen, Jerman di usia yang ke 72 tahun.

BJ Habibie meninggal dunia pada tanggal 11 September 2019 di usia yang ke-83 tahun di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Sekolah dan Pendidikan BJ Habibie

Saat kuliah, Habibie mengambil jurusan Teknik Mesin di Universitas Indonesia Bandung atau yang sekarang lebih dikenal dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Setelah lulus, ia mulai mempelajari tentang penerbangan di Universitas Delft di Belanda, namun karena masalah politik antara Indonesia dan Belanda, ia kemudian melanjutkan studinya di RWTH Aachen, Jerman dengan mengambil spesialisasi konstruksi pesawat terbang. Habibie kemudian menyelesaikan pendidikannya di Jerman pada tahun 1960 dan mendapat gelar Diplom-Ingenieur.

Pekerjaan BJ Habibie di Jerman

Setelah lulus pendidikan di Aachen, ia terus menetap di sana sebagai asistan penelitian Hans Ebner. Ia kemudian menikah dan membawa istrinya ke Jerman. Mereka lalu menetap di kota Oberforstbach dan Habibie bekerja sebagai penasehat perusahaan otomotif. Pada tahun 1965, ia berhasil mendapatkan gelar Doktor der Ingenieurwissenschafter dan melanjutkan penelitian Thermoelastisitas bersama Hans Ebner.

Hasil tesisnya kemudian juga menarik sejumlah perusahaan besar, seperti Boeing dan Airbus. Ia kemudian bekerja dengan Messerchmitt-Bolkow-Blohm, sebuah perusahaan penerbangan di kota Hamburg, Jerman hingga ia dipromosikan pada jabatan wakil presiden perusahaan. Ia kemudian mengembangkan teori termodinamis, konstruksi dan aerodimanis, yang masing-masing kemudian dikenal dengan istilah Habibie Factor, Habibie Theorem dan Habibie Method.(*)

Sumber Info: akurat.com

Tag :

#Jakarta #RSPAD Gatot Subroto #Bj. Habibie