news pemerintahan

Motor Janda 3 Anak Yang Ditarik PT. BAF Cabang Tanjungpandan Akhirnya Kembali

penulis: Admin | 9 April 2020 15:34 WIB
editor:


Motor Janda 3 Anak Yang Ditarik PT. BAF Cabang Tanjungpandan Akhirnya Kembali
Motor Janda 3 Anak Yang Ditarik PT. BAF Cabang Tanjungpandan Akhirnya Kembali

Belitung, KejarFakta.co - Kejadian miris yang dialami Ardining Susanti ( Santi) Janda 3 anak Warga jalan Pelataran, Desa Air Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Akhirnya bisa bernafas lega.

Pasalnya, motor yang digunakannya mencari nafkah untuk menghidupi ke 3 anaknya, pada (31/03/2020) lalu, yang ditarik oleh salah satu karyawan perusahaan kredit motor Bussan Auto Finance (PT. BAF) Cabang Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, akhirnya kembali lagi ke tangannya.

"Alhamdulillah, akhirnya motor buat aku cari nafkah jualan kue online akhirnya dikembalikan," Ujar Santi Kepada Kejarfakta.co. Kamis (09/04/2020).

Ia menjelaskan, didalam surat pengembalian motor tersebut ada yang harus ia tanda tangani.

" Tadi aku tangan tangan surat pengembalian motor, dan bayar RP 895.000 ditambah dendanya," Terangnya.

Sebelumnya, berita sedih yang di alami oleh Ardining Susanti (Santi) warga jalan pelataran, Desa Air Ketekok, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Tidak bisa berbuat apa-apa karena motor Yamaha Mio J 125 BN 6244 WR yang sehari- hari digunakannya mencari nafkah untuk menghidupi 3 orang anaknya ditarik oleh salah satu perusahaan kredit motor yang ada di Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Santi menuturkan kejadian bermula ketika ia sedang menyiapkan kue untuk diantar kepada konsumennya, tiba- tiba ia kaget didatangi 2 orang Debt Collector. Selasa sore (31/03/2020) lalu.

" Kak motor kita bawa dulu, kalau sudah ada angsurang 3 bulan baru dikembalikan," Ujar Santi menirukan kata salah satu Debt Collector tersebut kepada kejarfakta.co. Minggu (5/04/2020) lalu.

Menurutnya, angsuran tunggakan yang di sangkakan oleh pihak Debc Collector itu salah

" Saya hanya nunggak 2 bulan dan tanggal (5/04/2020) kemarin tepat 2 bulan saya menunggak angsuran bukannya 3 bulan," kata Santi.

Ia menjelaskan, selama ini ia membayar nitip kepada Debt Collecor tersebut. Satu bulan Rp 825.000 Selama 35 bulan.

" Saya membayarnya Kadang- kadang Full, kadang- kadang- kadang kalau uangnya kurang saya bayar dulu Rp 500.000 sisa menyusul Rp.325.000," Jelasnya.

Mirisnya lagi di dalam 2 bukti kwitansi pembayaran angsuran tersebut terdapat nomor angsuran yang sama yaitu Nomor 13.

" Itukan seharusnya yang kwitansi satunya nomor 13 yang satunya lagi nomor 14, kenapa dua- duanya yang ke 13," Kata Santi.

Anehnya lagi dimana seorang konsumen yang benar- benar ada niat mau bayar cicilan motornya, tiba- tiba uang cicilannya dikembalikan.

" Ini uang Angsuran yang ke 13, berarti aku tidak ada hutang kan kao," Ujar Santi menirukan kata salah satu Debt Collector tersebut. (HN)

Tag :

#Belitung #Bangka Belitung