news kriminal

Kesal Keinginanya Tak Dipenuhi,  Pemuda di Beltim Injak Perut Korban Hingga Muntah

penulis: Admin | 17 February 2020 14:28 WIB
editor: admin


Kesal Keinginanya Tak Dipenuhi,  Pemuda di Beltim Injak Perut Korban Hingga Muntah
Kesal Keinginanya Tak Dipenuhi,  Pemuda di Beltim Injak Perut Korban Hingga Muntah

Belitung Timur, KejarFakta.co -Jajaran Polsek Gantung  Polres Belitung Timur (Beltim), kembali mengamankan seorang  bernama Brahma Wardawata alias Rama alias Pentong (23) terduga penganiayaan dengan cara menginjak perut  Desti Herlianti (25).

Berdasarkan  informasi yang dihimpun serta  berdasarkan laporan yang diterima pihak kepolisian gantung, penganiayaan bermula ketika, pelaku merasa kesal dan  emosi dikarenakan, korban tidak mau mengikuti kehendak pelaku

Saat itu korban  sedang berbaring didalam rumahnya, kemudian pelaku memaksa korban untuk keluar namun korban nemolak , lalu pelaku memaksa dan menarik tangan korban sehingga korbanpun berontak dan tidak mau mengikuti kehendak pelaku. Disaat korban memberontak,  pelaku timbul rasa kesal dan emosi shingga  korban  yang dalam posisi berbaring  tersebut diinjak oleh pelaku pada  dada korban sebanyak dua  kali dengan memggunakan kaki sebelah kanan sehingga, atas kejadian tersebut korban mengalami luka memar dibagian perutnya, dan merasa kesakitan hingga muntah muntah.

Merasa korban merasa tidak senang atas perlakuan pelaku tersebut, korban , sedangkan pelaku , warga dusun seberang, desa Selinsing, laporkan pelaku ke pihak yang berwajib.

Kapolsek Gantung, AKP Karyadi, seijin Kapolres Beltim, AKBP Jojo Sutarjo,  membenarkan peristiwa tersebut.

Menurut Kapolsek Gantung, setelah menerima laporan dari korban tersebut unit Reskrim Polsek langsung melakukan pengejaran terhadap pelaku.

"Dalam waktu kurang dari satu jam, pelaku dapat diamankan di Polsek Gantung saat ini pelaku  sudah diamankan di Polsek Gantung guna penyidikan dan pengusutan lebih lanjut," ujar Kapolsek.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku akan dijerat dalam perkara tindak pidana penganiayaan sebagaimana dimaksud didalam pasal 351 ayat 2 KUHP dengan ancaman 2 tahun 8 bulan. (Suherman Fuad/Mar).

Tag :

#Beliting Timur #Kalimantan Barat